Home » Posts filed under Materi Kuliah
.
Kehidupan
manusia dipengaruhi dari berbagai macam faktor, dan budaya merupakan salah satu dari sekaian banyak
faktor. Hal itu menjadi sebuah kenyataan sehingga kebudayaan menjadi suatu hal
yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Kebudayaan, Menurut K.H.
Dewantara, Adalah hasil budi daya manusia yang dapat di pergunakan untuk
memudahkan hidup manusia. (Agus Sujanto, 2006:43-45)
Tipologi adalah pengetahuan yang berusaha
menggolongkan manusia menjadi tipe-tipe tertentu atas dasar faktor-faktor
tertentu, misalnya karakteristik fisik, psikis, pengaruh dominan nilai-nilai budaya. (Novfyta Arlianti, 2010)
Dengan demikian tipologi berdasar nilai kebudayaan
bisa diartikan sebagai tipe-tipe pengolongan manusia hal-hal
yang bersangkutan dengan akal untuk mempermudah hidup
manusia.
Tipologi
Spranger dapat diklasifikasikan berdasarkan :
1. Macam
roh (hubungannya timbal balik)
a.
Roh
subjektif atau roh individual (subjektive geits, individualis gaits) yaitu roh
yang terdapat pada manusia masing-masing (individual). Roh ini merupakan
struktur yang bertujuan.
1.
Roh
individual itu merupakan struktur, karena roh individual itu harus dapat dipahami jika ditinjau sebagai anggota dari
pada struktur yang lebih tinggi, yaitu kebudayaan.
2.
Roh individual itu bertujuan, yaitu mencapai atau
menjelmakan nilai tertentu, dan juga hanya dapat dipahami dengan jalan memahami
sistem nilai-nilai tertentu struktur nilai yang lebih tinggi adalah roh
subjektif.
Klik Untuk Download
Teori pemrosesan informasi adalah teori kognitif tentang belajar yang
menjelaskan pemrosesan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali pengetahuan dari
otak (Slavin, 2000: 175). Teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memperoleh
sejumlah informasi dan dapat diingat dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena
itu perlu menerapkan suatu strategi belajar tertentu yang dapat memudahkan
semua informasi diproses di dalam otak melalui beberapa indera.
Dalam pemrosesan informasi terjadi adanya
interaksi antara kondisi-kondisi internal dan kondisi eksternal individu.
Kondisi internal yaitu keadaan dalam diri individu yang diperlukan untuk
mencapai hasil belajar dan proses kognitif yang terjadi dalam individu. Sedangkan
kondisi eksternal adalah rangsangan dari lingkungan yang mempengaruhi individu
dalam proses pembelajaran.Tahapan proses pembelajaran meliputi delapan fase:1)
Motifasi, 2) Pemahaman, 3) Pemerolehan, 4) Penyimpanan, 5) Ingatan kembali, 6)
Generalisasi, 7) Perlakuan, 8) Umpan Teori Pemrosesan Informasi............
Klik untuk download
Albert
Bandura dilahirkan di Mundare Northern Alberta Kanada, pada 04 Desember 1925.
Masa kecil dan remajanya dihabiskan di desa kecil dan juga mendapat pendidikan disana.
Pada tahun 1949 beliau mendapat pendidikan di University of British Columbia,
dalam jurusan psikologi. Dia memperoleh gelar Master didalam bidang psikologi
pada tahun 1951 dan setahun kemudian ia juga meraih gelar doctor (Ph.D).
Bandura menyelesaikan program doktornya dalam bidang psikologi klinik, setelah
lulus ia bekerja di Standford University. Beliau banyak terjun dalam
pendekatan teori pembelajaran untuk meneliti tingkah laku manusia dan tertarik
pada nilai eksperimen. Pada tahun 1964 Albert Bandura dilantik sebagai professor
dan seterusnya menerima anugerah American Psychological Association untuk
Distinguished scientific contribution pada tahub 1980.
Pada tahun berikutnya, Bandura bertemu
dengan Robert Sears dan belajar tentang pengaruh keluarga dengan tingkah laku
social dan proses identifikasi. Sejak itu Bandura sudah mulai meneliti tentang
agresi pembelajaran social dan mengambil Richard Walters, muridnya yang pertama
mendapat gelar doctor sebagai asistennya. Bandura berpendapat, walaupun prinsip
belajar cukup untuk menjelaskan dan meramalkan perubahan tingkah laku, prinsip
itu harus memperhatikan dua fenomena penting yang diabaikan atau ditolak oleh
paradigma behaviorisme. Albert Bandura sangat terkenal dengan teori
pembelajaran social, salah satu konsep dalam aliran behaviorime yang menekankan
pada komponen kognitif dari pemikiran, pemahaman, dan evaluasi....
Download
Berupaya menjelaskan hakekat dan
perkembangan kepribadian. Unsur-unsur yang sangat diutamakan dalam teori ini
adalah motivasi, emosi dan aspek-aspek internal lainnya. Teori ini
mengasumsikan bahwa kepribadian berkembang ketika terjadi konflik-konflik dari
aspek-aspek psikologis tersebut, yang umumnya terjadi selama masa kanak-kanak
dini. Teoritisi Psikodinamik percaya bahwa perkembangan merupakan suatu proses
aktif dan dinamis yang sangat dipengaruhi oleh dorongan-dorongan atau
impuls-impuls individual yang dibawa sejak lahir serta pengalaman-pengalaman
social dan emosional mereka. Teori psikodinamik dalam psikologi perkembangan
banyak dipengaruhi Sigmund Freud dan Erik Erikson.
Sigmund Freud (1856-1939) merupakan
pelopor teori psikodinamika. Teori yang dikemukakan Freud berfokus pada masalah
alam bawah sadar, sebagai salah satu aspek kepribadian seseorang. Penekanan
Freud pada alam bawah sadar berasal dari pelacakannya terhadap
pengalaman-pengalam pribadi para pasiennya, dimana ditemukan bahwa
peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa kanak-kanak sangat mempengaruhi
kehidupan pasien dimasa selanjutnya. Impresinya terhadap pentingnya periode
awal kehidupan manusia, yang informasinya kemudian tertanam dalam alam bawah
sadar, meyakinkannya bahwa informasi dalam alam bawah sadar itu sangat penting,
karena dari situlah muncul berbagai gangguan emosi............
Silahkan untuk selengkapnya dapat diklik link berikut
Pengetahuan tidak berbentuk kesadaran aprori yang
sudah ditetapkan di dalam diri subyek, terbentuk dari perceptual, oleh
pertukaran antara organisme dan lingkungan dari sudut tinjauan biologi serta
antara
fikiran dan obyeknya menurut tinjauan kognitif.
(Piaget, dalam
Bringuier, 1980, hlm. 110)
Teori Jean Piaget tentang perkembangan kognitif memberikan batasan
kembali tentang kecerdasan, pengetahuan dan hubungan anak didik dengan
lingkungannya. Kecerdasan
merupakan proses yang berkesinambungan membentuk struktur yang diperlukan dalam
interaksi terus-menerus dengan lingkungan. Struktur yang dibentuk oleh
kecerdasan, pengetahuan sangat subjektif waktu masih bayi dan masa kanak-kanak
awal dan menjadi objektif dalam masa dewasa awal.
Perkembangan cara berfikir berlainan dari masa bayi
sampai usia dewasa meliputi tindakan bayi, pra operasi, operasi kongkrit dan
operasi formal. Proses dibentuknya setiap struktur yang lebih kompleks ini
adalah asimilasi dan akomodasi, diatur oleh ekuilibrasi.
Piaget memberikan proses pembentukan pengetahuan dari pandangan yang
lain, beliau menguraikan pengalaman fisik atau pengetahuan eksogen, merupakan
abstrak dari cirri-ciri obyek, pengalaman logis, matematis atau pengetahuan
endogen disusun melalui reorganisasi proses pemikiran anak didik. Struktur
tindakan , operasi kongkrit dan operasi formal dibangun dengan jalan
logis-matematis.......
Untuk Selengkapnnya Silahkan ....