Showing posts with label Materi Kuliah. Show all posts
Showing posts with label Materi Kuliah. Show all posts

Saturday, November 3, 2012

TIPOLOGI BERDASAR NILAI BUDAYA EDWARD SPRANGER

.



Kehidupan manusia dipengaruhi dari berbagai macam faktor, dan budaya merupakan salah satu dari sekaian banyak faktor. Hal itu menjadi sebuah kenyataan sehingga kebudayaan menjadi suatu hal yang tidak lepas dari kehidupan sehari-hari. Kebudayaan, Menurut K.H. Dewantara, Adalah hasil budi daya manusia yang dapat di pergunakan untuk memudahkan hidup manusia. (Agus Sujanto, 2006:43-45)
Tipologi adalah pengetahuan yang berusaha menggolongkan manusia menjadi tipe-tipe tertentu atas dasar faktor-faktor tertentu, misalnya karakteristik fisik, psikis, pengaruh dominan nilai-nilai budaya. (Novfyta Arlianti,  2010)

Dengan demikian tipologi berdasar nilai kebudayaan bisa diartikan sebagai tipe-tipe pengolongan manusia hal-hal yang bersangkutan dengan akal untuk mempermudah hidup manusia.
Tipologi Spranger dapat diklasifikasikan berdasarkan :
1.      Macam roh (hubungannya timbal balik)
a.     Roh subjektif atau roh individual (subjektive geits, individualis gaits) yaitu roh yang  terdapat pada manusia masing-masing (individual). Roh ini merupakan struktur yang bertujuan.
1.      Roh individual itu merupakan struktur, karena roh individual itu harus dapat    dipahami jika ditinjau sebagai anggota dari pada struktur yang lebih tinggi, yaitu kebudayaan.
2.       Roh individual itu bertujuan, yaitu mencapai atau menjelmakan nilai tertentu,  dan  juga hanya dapat dipahami dengan jalan memahami sistem nilai-nilai tertentu struktur nilai yang lebih tinggi adalah roh subjektif.  

Klik Untuk Download

Konsep proses Pemrosesan Informasi


  Teori pemrosesan informasi adalah teori kognitif tentang belajar yang menjelaskan pemrosesan, penyimpanan, dan pemanggilan kembali pengetahuan dari otak (Slavin, 2000: 175). Teori ini menjelaskan bagaimana seseorang memperoleh sejumlah informasi dan dapat diingat dalam waktu yang cukup lama. Oleh karena itu perlu menerapkan suatu strategi belajar tertentu yang dapat memudahkan semua informasi diproses di dalam otak melalui beberapa indera. 
  Dalam pemrosesan informasi terjadi adanya interaksi antara kondisi-kondisi internal dan kondisi eksternal individu. Kondisi internal yaitu keadaan dalam diri individu yang diperlukan untuk mencapai hasil belajar dan proses kognitif yang terjadi dalam individu. Sedangkan kondisi eksternal adalah rangsangan dari lingkungan yang mempengaruhi individu dalam proses pembelajaran.Tahapan proses pembelajaran meliputi delapan fase:1) Motifasi, 2) Pemahaman, 3) Pemerolehan, 4) Penyimpanan, 5) Ingatan kembali, 6) Generalisasi, 7) Perlakuan, 8) Umpan Teori Pemrosesan Informasi............

Klik untuk download

PERKEMBANGAN BELAJAR SOSIAL



                        Albert Bandura dilahirkan di Mundare Northern Alberta Kanada, pada 04 Desember 1925. Masa kecil dan remajanya dihabiskan di desa kecil dan juga mendapat pendidikan disana. Pada tahun 1949 beliau mendapat pendidikan di University of British Columbia, dalam jurusan psikologi. Dia memperoleh gelar Master didalam bidang psikologi pada tahun 1951 dan setahun kemudian ia juga meraih gelar doctor (Ph.D). Bandura menyelesaikan program doktornya dalam bidang psikologi klinik, setelah lulus ia bekerja di Standford University. Beliau banyak terjun dalam pendekatan teori pembelajaran untuk meneliti tingkah laku manusia dan tertarik pada nilai eksperimen. Pada tahun 1964 Albert Bandura dilantik sebagai professor dan seterusnya menerima anugerah American Psychological Association untuk Distinguished scientific contribution pada tahub 1980.

          Pada tahun berikutnya, Bandura bertemu dengan Robert Sears dan belajar tentang pengaruh keluarga dengan tingkah laku social dan proses identifikasi. Sejak itu Bandura sudah mulai meneliti tentang agresi pembelajaran social dan mengambil Richard Walters, muridnya yang pertama mendapat gelar doctor sebagai asistennya. Bandura berpendapat, walaupun prinsip belajar cukup untuk menjelaskan dan meramalkan perubahan tingkah laku, prinsip itu harus memperhatikan dua fenomena penting yang diabaikan atau ditolak oleh paradigma behaviorisme. Albert Bandura sangat terkenal dengan teori pembelajaran social, salah satu konsep dalam aliran behaviorime yang menekankan pada komponen kognitif dari pemikiran, pemahaman, dan evaluasi....

Download

TEORI PERKEMBANGAN PSIKOANALITIK FREUD DAN ERIKSON



Berupaya menjelaskan hakekat dan perkembangan kepribadian. Unsur-unsur yang sangat diutamakan dalam teori ini adalah motivasi, emosi dan aspek-aspek internal lainnya. Teori ini mengasumsikan bahwa kepribadian berkembang ketika terjadi konflik-konflik dari aspek-aspek psikologis tersebut, yang umumnya terjadi selama masa kanak-kanak dini. Teoritisi Psikodinamik percaya bahwa perkembangan merupakan suatu proses aktif dan dinamis yang sangat dipengaruhi oleh dorongan-dorongan atau impuls-impuls individual yang dibawa sejak lahir serta pengalaman-pengalaman social dan emosional mereka. Teori psikodinamik dalam psikologi perkembangan banyak dipengaruhi Sigmund Freud dan Erik Erikson.
Sigmund Freud (1856-1939) merupakan pelopor teori psikodinamika. Teori yang dikemukakan Freud berfokus pada masalah alam bawah sadar, sebagai salah satu aspek kepribadian seseorang. Penekanan Freud pada alam bawah sadar berasal dari pelacakannya terhadap pengalaman-pengalam pribadi para pasiennya, dimana ditemukan bahwa peristiwa-peristiwa yang terjadi pada masa kanak-kanak sangat mempengaruhi kehidupan pasien dimasa selanjutnya. Impresinya terhadap pentingnya periode awal kehidupan manusia, yang informasinya kemudian tertanam dalam alam bawah sadar, meyakinkannya bahwa informasi dalam alam bawah sadar itu sangat penting, karena dari situlah muncul berbagai gangguan emosi............

Silahkan untuk selengkapnya dapat diklik link berikut 

TEORI PERKEMBANGAN KOGNITIF PIAGET



Pengetahuan tidak berbentuk kesadaran aprori yang sudah ditetapkan di dalam diri subyek, terbentuk dari perceptual, oleh pertukaran antara organisme dan lingkungan dari sudut tinjauan biologi serta antara fikiran dan obyeknya menurut tinjauan kognitif. (Piaget, dalam Bringuier, 1980, hlm. 110)
Teori Jean Piaget tentang perkembangan kognitif memberikan batasan kembali tentang kecerdasan, pengetahuan dan hubungan anak didik dengan lingkungannya. Kecerdasan merupakan proses yang berkesinambungan membentuk struktur yang diperlukan dalam interaksi terus-menerus dengan lingkungan. Struktur yang dibentuk oleh kecerdasan, pengetahuan sangat subjektif waktu masih bayi dan masa kanak-kanak awal dan menjadi objektif dalam masa dewasa awal.
Perkembangan cara berfikir berlainan dari masa bayi sampai usia dewasa meliputi tindakan bayi, pra operasi, operasi kongkrit dan operasi formal. Proses dibentuknya setiap struktur yang lebih kompleks ini adalah asimilasi dan akomodasi, diatur oleh ekuilibrasi.
Piaget memberikan proses pembentukan pengetahuan dari pandangan yang lain, beliau menguraikan pengalaman fisik atau pengetahuan eksogen, merupakan abstrak dari cirri-ciri obyek, pengalaman logis, matematis atau pengetahuan endogen disusun melalui reorganisasi proses pemikiran anak didik. Struktur tindakan , operasi kongkrit dan operasi formal dibangun dengan jalan logis-matematis.......
Untuk Selengkapnnya Silahkan ....

 

Blogroll

Blogger news

Powered by Blogger.